Senin, 06 April 2015

Tema: Hati

Bimbang

Seperti kucing yang meraung-raung
Seperti bayi yang terisak-isak
Suara itu, terkubur oleh yang berat, yang basah, juga yang kasar
Di dalam lapisan hati yang paling dasar

Satu hal yang mampu menembusnya
Yang mendiamkan isakan dan raungan itu

Tapi....
Kenapa acuh???
Kenapa diam???
Dan kenapa tidak peka???

Lengkingan suara itu kini semakin parah
Menjerit-jerit tak terkendali
Hati yang pulih dari anemia
Kini harus masuk ke dalam ruang opname
Keluar darah lagi dan lagi

Wahai insan yang pernah singgah di hatiku
Aku ingin bertanya padamu

Apa yang akan kau lakukan pada hal yang acuh itu???
Bahwa sebenarnya aku tak dianggap ada sama sekali
Apa kau akan menghakiminya???
Apa kau akan membunuhnya???
Atau mungkin kau hanya akan diam saja???

Tuhan...
Diamkan raungan itu
Dan jauhkan dari hal yang acuh itu
Jika hal yang acuh itu bukan untuk memeluknya

Oleh:  Meisa Isnaini
3 April 2015

Tidak ada komentar:

Posting Komentar